Pendeta Saefudin Ibrahim Penista Agama Ada di Amerika Serikat

- Sabtu, 19 Maret 2022 | 16:18 WIB
Illustrasi google (Kabar Pesisir / Pixabay)
Illustrasi google (Kabar Pesisir / Pixabay)

Kabar Pesisir - Hasil penyelidikan Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menyebutkan kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Pendeta Saefudin Ibrahim keberadaan yang bersangkutan ada di Amerika Serikat.

Penyidìk, menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo pihaknya akan berkoordinasi dengan ditjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Luar Negeri sampai FBI Federation Bureau of Investigation, unites states of America.

"Keberadaan SI diduga ada di Amerika Serikat, ujar Dedi pada awak media, Jumat, 18 Maret 2022.

Baca Juga: Dukung Keputusan PBB, Begini Pernyataan Menteri Agama

Pendeta Saefudin Ibrahim resmi dilaporkan hari Jumat sore ke Bareskrim Polri atas kasus dugaan penistaan agama yang meminta Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk menghapus 300 ayat Al-Qur'an.

Pihak Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan ke sejumlah ahli seperti ahli bahasa, ahli sosiologi Hukum, dan ahli agama Islam serta ahli hukum pidana.

Pelaporan yang dilakukan oleh Rieke Vera Routinsulu telah masuk dalam registrasi Bareskrim Polri dengan nomer registrasi LP/B/0133/III/2022/SPKT Bareskrim Polri tertanggal 18 Maret 2022.

Baca Juga: Hari Internasional untuk Memerangi Islamofobia Diperingati Setiap 15 Maret

Rieke menyangkakan Pendeta Saefudin Ibrahim dengan berbagai pasal seperti pasal 45A (ayat 2) juncto pasal 28 ayat (2) undang-undang nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas uu nomor 11/2008 tentang ITE.

Pendeta Saefudin juga disangkakan melanggar pasal 156 KUHP dan atau pasal 156a KUHP, pasal 14 ayat (1), ayat (2) dan/ atau pasal 15 uu nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana.

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

X