• Senin, 28 November 2022

Kota Tegal Terima Penghargaan Bebas Frambusia dari Kemenkes RI

- Rabu, 1 Juni 2022 | 09:50 WIB
 (Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono usai menerima Sertifikat penghargaan Bebas Frambusia di Mandalika International Circuit Street, NTB, Selasa, 31 Mei 2022)
(Walikota Tegal H. Dedy Yon Supriyono usai menerima Sertifikat penghargaan Bebas Frambusia di Mandalika International Circuit Street, NTB, Selasa, 31 Mei 2022)

Kabar Pesisir - Kota Tegal bersama 47 Kota/Kabupaten lainnya se-Indonesia oleh Kementerian Kesehatan RI dalam penilaiannya telah menentukan Kota Tegal sebagai Kota penerima Penghargaan bebas Frambusia.

Sertifikat bebas Frambusia tersebut diserahkan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, di Deluxe Class Building - Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Selasa, 31 Mei 2022.

Frambusia, atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah yaws yang dapat menimpa pasien pada semua level usia ini adalah suatu infeksi bakteri jangka panjang (kronis) yang paling sering mengenai kulit, tulang, dan sendi.

Baca Juga: Grup Busker Saisane Kustik Isi Kesejukan Malam di Kawasan Citywalk Kota Tegal

Penyakit ini memiliki 3 tahapan dari mulai awal munculnya benjolan sebagai induk frambusia atau frambesioma, kemudian tahap kedua dimulai sewaktu masih terdapat frambesioma dan terakhir tahap ketiga diawali setelah 5 tahun frambusia pertama muncul.

Penyakit ini akibat terpapar bakteri yang akan memunculkan benjolan seperti kelengkeng dan muncul pada kulit, umumnya di kaki atau bokong.

Benjolan tersebut, terkadang disebut frambesioma (atau disebut juga induk frambusia), secara bertahap akan tumbuh besar dan membentuk kerak kuning tipis.

Baca Juga: Reggae Ras Muhamad Tampil Memukau di HUT ke 442 Kota Tegal

Area itu bisa terasa gatal dan bisa terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di dekatnya. Benjolan itu biasanya sembuh sendiri dalam enam bulan dan sering meninggalkan luka.

Direktur Jenderal P2P, Dr. dr. Maxi Rein Rondonuwu, menyampaikan bahwa daerah penerima Sertifikat Bebas Frambusia merupakan daerah yang sudah melewati beberapa tahapan untuk mendapatkan sertifikat frambusia.

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Walikota Tegal Lantik 84 Orang Pejabat Fungsional

Rabu, 23 November 2022 | 19:46 WIB

TIga Raperda DIsetujui DPRD Kota Tegal

Rabu, 2 November 2022 | 03:39 WIB

Terpopuler

X