Memprihatinkan, Anggaran Bencana Alam Kota Tegal Sangat Minim

- Selasa, 7 Juni 2022 | 08:19 WIB
Rapat Komisi 1 bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal di ruang rapat komisi 1 DPRD Kota Tegal, Senin, 6 Juni 2022. (Kabar Pesisir / Anis Yahya)
Rapat Komisi 1 bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tegal di ruang rapat komisi 1 DPRD Kota Tegal, Senin, 6 Juni 2022. (Kabar Pesisir / Anis Yahya)

Kabar Pesisir - Ketua Komisi 1 DPRD Kota Tegal, H. Edi Suripno, SH, MH menyatakan keprihatinannya terhadap Penanganan Tanggap Darurat bencana yang kurang mendapatkan porsi perhatian serius dari pemerintah Kota Tegal. Indikasi ketidak seriusan itu dapat terlihat dari proses administrasi yang membutuhkan waktu cukup lama dan dukungan anggaran kurang memadai.

"Komisi 1 mengusulkan kepada pemerintah kota untuk bisa membikin surat ketetapan tanggap darurat bencana. Karena kalau kita bicara soal percepatan Penanganan Tanggap Darurat bencana alam di Kota Tegal sangat lambat sekali," ujar Edi Suripno yang ditemui Jurnalis Kabar Pesisir usai ikuti Rapat Komisi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Tegal, Senin, 6 Juni 2022.

Disebutkan oleh Edi Suripno bahwa pemerintah kota Tegal perlu melakukan pemangkasan proses administrasi yang selama ini dalam Penanganan Tanggap Darurat bencana membutuhkan waktu proses yang lama. Hal itu diketahui dalam rapat komisi tersebut.

Baca Juga: Perusahaan Automotive Astra Kembali Lakukan Rekruitmen Ribuan Tenaga Kerja di Kota Tegal

"Setelah kita rapat koordinasi diketahui terkait administrasi seperti kita mau menggunakan belanja BPBD, digunakan microsft administrasi sampai 5 (hari) sampai satu minggu. Akhirnya upaya percepatan penanganan ini tidak bisa dijalankan oleh pemerintah kota," papar Edi Suripno yang juga Ketua DPC PDI-Perjuangan Kota Tegal.

Setelah hal itu terkuak dalam rapat komisi 1, proses administrasi yang kurang efisien tersebut akan dilakukan pemangkasan.

"Maka setelah kita ketahui, proses administrasi ini harus kita pangkas. Caranya dalam satu tahun kita sudah bisa merencanakan, satu tahun ini yang akan terjadi itu apa, misalkan rob atau banjir atau kebakaran. Nah manakal itu terjadi, maka dinas terkait bisa segera mengusulkan pada pemerintah kota, dan dalam 1x24 jam pemerintah kota bisa langsung mengeksekusi kebijakan anggarannya untuk menangani, mengevakuasi persoalan tersebut," urai Uyip panggilan akrab Edi Suripno.

Baca Juga: Pemkot dan DPRD Kota Tegal Lakukan Monitoring Pastikan Pelaksanaan PPDB Berjalan Lancar

Hasil rapat komisi 1 menurut Uyip, di rekomendasikan untuk ditindaklanjuti pada rapat dengan tim anggaran.

Terkait anggaran untuk menangani reaksi cepat penanganan bencana selama ini Rp155 juta untuk satu tahun anggaran.

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Walikota Tegal Lantik 84 Orang Pejabat Fungsional

Rabu, 23 November 2022 | 19:46 WIB
X