• Senin, 28 November 2022

KEMAKI Cs Buru Kinerja Kejari Tegal Soal Penanganan Dugaan Korupsi Dana CSR PDAM Kota Tegal

- Senin, 31 Oktober 2022 | 18:28 WIB
Persidangan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal, Senin, 31 Oktober 2022. (Foto : Anis Yahya) (Anis Yahya)
Persidangan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal, Senin, 31 Oktober 2022. (Foto : Anis Yahya) (Anis Yahya)

Kabar Pesisir - Kejaksaan Negri Tegal terus didesak masyarakat Kota Tegal yang mewakilinya baik secara kelembagaan seperti Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia atau KEMAKI dengan Ketua Umumnya Roberto Bellarmino, maupun perseorangan diantaranya aktifis pergerakan Miftakhudin, Komar Raenudin dan juga Edy Kurniawan Fitrianto, untuk bersikap transparan dalam penanganan kasus dugaan Korupsi Dana CSR PDAM Kota Tegal Untuk Penanganan Pandemi Covid 19 di Kota Tegal yang penanganannya dianggap terlalu berlarut-larut hingga lebih dari satu tahun belum ada kejelasan hukum.

Keinginan masyarakat atau yang mewakilinya seperti Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia atau KEMAKI dengan Ketua Umumnya Roberto Bellarmino, dan beberapa aktifis pergerakan Miftakhudin, Komar Raenudin dan juga Edy Kurniawan Fitrianto, untuk mengetahui progres perkembangan penanganan oleh penegak hukum khususnya Kejaksaan Negri Tegal dalam persoalan dugaan Korupsi Dana CSR PDAM Kota Tegal Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 di Kota Tegal terpaksa harus mereka lewati dengan beberapa kali langkah Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal.

Untuk kali ketiganya, Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia atau KEMAKI dengan Ketua Umumnya Roberto Bellarmino, dan beberapa aktifis pergerakan Miftakhudin, Komar Raenudin dan juga Edy Kurniawan Fitrianto, kembali melakukan langkah hukum Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal terhadap lambannya penanganan kasus dugaan Korupsi Dana CSR PDAM Kota Tegal Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 di Kota Tegal oleh Kejaksaan Negri Tegal yang sidang perdananya digelar Senin, 31 Oktober 2022.

Para Pemohon

"Padahal sudah pernah (KPK – red) melakukan observasi penanganan perkara tersebut sekira tanggal 30 Agustus 2021 tahun lalu, tetapi kenapa tidak ada jawaban yang jelas," ujar Ketua Umum Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia atau KEMAKI, Roberto Bellarmino kepada kabarpesisir.com dan beritamerdeka.co.id beberapa saat sebelum sidang Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal dimulai.

Sebagaimana diketahui, surat gugatan Pra Peradilan untuk kali ketiganya diregistrasikan di Pengadilan Negeri Tegal pada tanggal 5 Oktober 2022 dan sidang perdananya digelar pada hari Senin, 31 Oktober 2022 yang dipimpin Hakim Windi Ratna Sari, SH dengan agenda pemeriksaan berkas administrasi. Sidang dihadiri para Pemohon yang terdiri dari Ketua Umum Lembaga Kerukunan Masyarakat Abdi Keadilan Indonesia atau KEMAKI, Roberto Bellarmino, aktifis pergerakan Miftakhudin, Komar Raenudin dan juga Edy Kurniawan Fitrianto. Pada kursi Termohon, hadir mewakili Kejaksaan Negri Tegal selaku Termohon I dan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK sebagai Termohon II.

Mereka para Pemohon dalam mengajukan gugatan Pra Peradilan di Pengadilan Negeri Tegal dengan menyajikan beberapa alasan yang mendasarinya antara lain bahwa baik pihak Kejaksaan Negri maupun KPKK disebutkan telah melakukan Penghentian Penyidikan Materiel atau diam-diam yang dibuktikan dengan tidak adanya perkembangan signifikan atas penanganan perkara korupsi a quo berupa belum adanya penetapan Tersangka dan belum adanya penyerahan berkas perkara dari Penyidik Kejari kepada JPU.

Para Termohon

Dikatakan juga dalam alasan permohonan Pra Peradilan tersebut bahwa pihak Kejaksaan Negeri dalam menangani perkara dugaan Korupsi a quo tidak menjalankan amanah Pasal 424 hingga 446, pasal 446 hingga 476, yang semestinya mengikat terhadap Kejaksaan Negri (Tegal).

Para Pemohon juga menyampaikan bahwa Kejaksaan Negri Tegal melalui Jampidsus Kejaksaan Agung telah melakukan ekspose terhadap perkara a quo dengan hasil memerintahkan untuk mempercepat proses penyidikan. Namun hingga saat ini tidak ada tindak lanjut dari Kejaksaan Negri Tegal.

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Walikota Tegal Lantik 84 Orang Pejabat Fungsional

Rabu, 23 November 2022 | 19:46 WIB

TIga Raperda DIsetujui DPRD Kota Tegal

Rabu, 2 November 2022 | 03:39 WIB

Terpopuler

X