• Senin, 28 November 2022

13 Etalase Kosong Diharapkan Dapat Jadi E Katalog Lokal bagi UMKM

- Kamis, 3 November 2022 | 18:31 WIB
Heru Praseta, S.STP saat menyampaikan terkait tersedianya 13 etalase kosong bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk transaksi E Katalog Lokal di Hotel Grand Dian Cirebon, Rabu, 2 November 2022. (Anis Yahya)
Heru Praseta, S.STP saat menyampaikan terkait tersedianya 13 etalase kosong bagi Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk transaksi E Katalog Lokal di Hotel Grand Dian Cirebon, Rabu, 2 November 2022. (Anis Yahya)

Kabar Pesisir - Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kota Tegal didorong untuk masuk dan mendaftar di Katalog Elektronik atau e Katalog Lokal.

Soal ketersediaan 13 etalase bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM untuk daftarkan diri ke e Katalog Lokal tersebut disampaikan Kepala Bagian Pengadaan Barang/Jasa dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Tegal, Heru Prasetya S.STP menyampaikan Laporan Perkembangan Pelaksanaan Kegiatan APBD Kota Tegal Dalam Rakor Pembangunan dan Pendapatan di Hotel Grand Dian Cirebon, Rabu, 2 November 2022.

Dalam penyampaiannya, Heru Prasetya, S.STP turut menekankan perkembangan pendapatan daerah dari sisi Usaha Mikro Kecil dan Menengah atau UMKM di Kota Tegal. Salah satunya yaitu terkait transaksi e Katalog Lokal, dimana berdasarkan data, baru masuk tiga transaksi dengan jumlah Transaksi sebesar Rp. 263.877.500.

Menurut data masih tersedia 13 etalase yang masih kosong, sehingga masih bisa digunakan untuk menambah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dalam kesempatan itu, Heru Prasetya terus mengingatkan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu untuk menggerakkan UMKM agar dapat segera mendaftarkan dirinya ke E-Katalog Lokal yang dapat dilaporkan melalui LPSE dan dilanjut untuk dikaji supaya etelase yang tersedia bisa segera penuh.

“Saya ingatkan terkait pentingnya Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN), karena tingkat penyerapan PDN (Produk Dalam Negeri, eed) itu masih rendah, dan Kota Tegal termasuk di kelompok tengah, harapannya kita dapat mendorong Kota Tegal hingga di 10 besar kota dengan penyerapan TKDN terbesar sekabupaten/kota," ungkap Heru Prasetya.

Upaya ini sebagai sinergitas meningkatkan dan menyejahterakan industri lokal Kota Tegal dan mengoptimalkan TKDN sehingga Kota Tegal dapat membantu mendorong peningkatan produksi dalam negeri maupun lokal daerah.***

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Walikota Tegal Lantik 84 Orang Pejabat Fungsional

Rabu, 23 November 2022 | 19:46 WIB

TIga Raperda DIsetujui DPRD Kota Tegal

Rabu, 2 November 2022 | 03:39 WIB

Terpopuler

X