• Senin, 28 November 2022

Pemkot dan DPRD Kota Tegal Bahas Tata Kelola Jangkauan Jarak Tempat Usaha

- Selasa, 15 November 2022 | 04:12 WIB
Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin, 14 November 2022 (Anis Yahya)
Walikota Tegal, Dedy Yon Supriyono dan Ketua DPRD Kota Tegal, Kusnendro, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin, 14 November 2022 (Anis Yahya)

Kabar Pesisir - Pemerintah dan DPRD Kota Tegal membahas rancang peraturan daerah terkait penataan dan pembinaan terhadap jarak antar keberadaan toko eceran, pasar rakyat, pusat perbelanjaan dan toko swalayan seperti yang tertuang dalam Raperda Nomor 6 Tahun 2017 di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Tegal, Senin, 14 November 2022.

Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono menjelaskan bahwa pemerintah pusat memberikan kewenangan pada daerah agar mengatur dengan penataan dan pembinaan jangkauan jarak pendirian keberadaan tempat usaha yang terbaik bagi pedagang mikro dapat berlanjut yang bermuara pada berputarnya roda ekonomi dengan baik pula.

Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono menyampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Jawaban Wali Kota atas Pemandangan Umum Fraksi2 DPRD dan Jawaban Fraksi atas Pandangan Umum Wali Kota terhadap Raperda yang diajukan dan untuk dibahas.

“Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD untuk mengatur jangkauan jarak yang terbaik agar kelangsungan hidup para pedagang mikro bisa berlanjut dan rantai ekonomi bisa berjalan dengan baik melalui rancangan peraturan daerah yang akan dibahas,” jelas Wali Kota Tegal.

Selain pengaturan jarak lokasi pendirian yang perlu digaris bawahi adalah berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 23 Tahun 2021 tentang Pedoman Pengembangan Penataan dan Pembinaan Pusat Perbelanjaan dan toko Swalayan, disebutkan bahwa pusat perbelanjaan wajib menyediakan ruang usaha dan/atau ruang promosi untuk usaha mikro dan usaha kecil minimal 30 % dari luas areal pusat perbelanjaan.

Ketentuan tersebut sangat membantu Pemda dalam memecahkan masalah tempat usaha bagi usaha mikro dan usaha kecil.

Baca Juga: Kadisdikbud Kota Tegal Ajak Kepala Sekolah Penggerak Kunjungi Sekolah Alam Bandung

Selama ini, Pemkot Tegal terkait dengan pendirian terhadap pusat perbelanjaan dan toko swalayan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan tentang RTRW dan aturan-aturan lain yang mendukung.

Terkait banyaknya minimarket dan toko modern di Kota Tegal, langkah yang dapat diupayakan dalam melindungi pedagang kecil dan UMKM adalah dengan menetapkan jangkauan jarak dalam tiap pendirian pusat perbelanjaan maupun toko swalayan, dan juga mengikutsertakan kegiatan promosi-promosi dagang melalui pameran ataupun event-event yang lain.

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Walikota Tegal Lantik 84 Orang Pejabat Fungsional

Rabu, 23 November 2022 | 19:46 WIB

TIga Raperda DIsetujui DPRD Kota Tegal

Rabu, 2 November 2022 | 03:39 WIB

Terpopuler

X