Pemkot Tegal Dampingi FSPSR Sosialisasikan Tertib Hukum Para Pedagang Pasar Tiban Jl Slamet Riyadi

- Minggu, 6 November 2022 | 16:11 WIB
FSPSR didampingi beberapa instansi pemerintah Kota Tegal sosialisasikan sadar hukum pada pedagang Jl. Slamet Riyadi Kota Tegal, Minggu, 6 November 2022. (Anis Yahya)
FSPSR didampingi beberapa instansi pemerintah Kota Tegal sosialisasikan sadar hukum pada pedagang Jl. Slamet Riyadi Kota Tegal, Minggu, 6 November 2022. (Anis Yahya)

Kabar Pesisir - Forum Silaturahmi Pedagang Slamet Riyadi atau FSPSR Kota Tegal dengan didampingi beberapa instansi Pemerintah Kota Tegal seperti Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Satpol PP, Dinas Perhubungan serta Koramil Tegal Timur melakukan sosialisasi ketertiban dan kesadaran hukum terhadap para pedagang pasar tiban di kawasan Jl. Slamet Riyadi Kota Tegal, Minggu, 6 November 2022.

Kegiatan yang diinisiasi Forum Silaturahmi Pedagang Slamet Riyadi atau FSPSR Kota Tegal dengan didampingi beberapa instansi pemerintah Kota Tegal itu dilaksanakan sebagai realisasi hasil rapat koordinasi antara FSPSR atau paguyuban pasar tiban Jl. Slamet Riyadi dengan beberapa instansi pemerintah Kota Tegal pada Jumat, 4 November 2022 beberapa hari lalu.

Ketua Forum Silaturahmi Pedagang Slamet Riyadi atau FSPSR Kota Tegal, Taryono yang menyampaikan harapannya agar pedagang pasar tiban kawasan tersebut yang belum masuk paguyuban untuk segera mendaftar sebagai anggota paguyuban.

"Harapan saya kedepan, untuk yang belum ikut organisasi diharapkan bisa ikut karena untuk ketertiban para pedagang. Untuk itu dibutuhkan dukungan penuh dari anggota untuk satu pintu organisasi yaitu FSPSR," ungkap Taryono.

Sementara menurut Sekretaris FSPSR Kota Tegal, Eko Prasetyo mengatakan bahwa dilakukannya kegiatan sosialisasi itu bertujuan untuk dapat mengatur dan menertibkan para Pedagang untuk lebih rapi dan tertib hukum tertatanya parkir maupun pengaturan lapak.

"Kita sebagai mitra pemerintah Kota Tegal melakukan sosialisasi bersama bertujuan mengatur dan menertibkan para pedagang hingga terlihat rapi mulai dari pengaturan parkir dan lapak pedagang," tutur Eko Prasetyo.

Hal disebutkan dalam rangka turut serta membantu berkontribusi terhadap Penghasilan Asli Daerah atau PAD. Sebab selama ini menurutnya masih banyak pedagang yang belum memiliki kesadaran untuk membayar retribusi sebagai bagian dari kontribusi PAD Kota Tegal yang besaran nominalnya Rp1500 (seribu lima ratus rupiah) permeter persegi.

Baca Juga: FSPSR atau Forum Silaturahmi Pedagang Slamet Riyadi Kota Tegal Miliki Legal Standing

Halaman:

Editor: Anis Yahya

Tags

Terkini

Disnakerin Kota Tegal Akan Panggil Dirut PT MJM

Selasa, 1 November 2022 | 19:15 WIB
X